Posts Tagged ‘cerita sesama pria’

Andro -2Bagian 2

RIZAL tak bisa menyembunyikan keterkejutan di wajahnya melihat Andro yang sudah ada di dekat rumahnya. Dia menduga-duga apa saja yang sudah dilihat pengemudi ojek itu. Begitupun Andro. Dia bingung bagaimana menjelaskan kepada Rizal akan keberadaannya di sana. Selama beberapa saat mereka berada dalam situasi yang canggung. Akhirnya Andro berinisiatif menyapa Rizal terlebih dahulu.

“Hey!” ujarnya sambil mendorong motornya mendekati Rizal.

“Eh.. Bang.. tumbenan? Erm.. maaf ya hari ini saya diantar pulang..” ujar Rizal mengulang pemberitahuan sebelumnya lewat SMS.

“Iya. Enggak apa-apa. Erm.. ini tadi saya lihat Mas lewat jadi sekalian saya ikutin. Soalnya mau.. mau… ambil boneka buat Naura yang kemarin mas Rizal bilang sudah belikan..” Andro lega akhirnya bisa menemukan sebuah alasan dia datang ke rumah Rizal dengan merujuk pada nama anaknya.

Rizal pun tampak menerima alasan Andro. Dia juga ikut lega. “Ah.. iya. Saya belum sempat kasih bonekanya. Maaf ya…” katanya. “Panggil Rizal aja bang.. enggak enak sama abang yang lebih tua. hehe.” lanjutnya.

“Oh.. iya Zal..” kata Andro.

“Sori Zal.. jadi ngerepotin. Maklumlah kalau anak kecil kan enggak bisa dijanjiin. Begitu cerita dibelikan boneka sama Om Rizal, dia tanyain terus tiap hari. Hehe..” ujar Andro lagi.

Masih sedikit canggung, Rizal mempersilakan Andro masuk ke pekarangan rumahnya. Andro memarkir motornya di teras dan kemudian duduk di kursi teras sementara Rizal membuka pintu rumahnya yang terkunci.

“Masuk aja Bang ke dalam.. Ngopi dulu, mau?” tawar Rizal simpatik. (more…)

image

BANG Haidir tak nampak keesokan harinya. Aku masih menebak-nebak apa yang dipikirkan oleh Haidir setelah kejadian semalam. Mungkinkah dia shock karena membiarkan aku, seorang pria, mengoral kontolnya dan dia menyukainya? Ah.. pasti dia sedang kebingungan sekarang. Jiwa straightnya terkoyak ketika menyadari dirinya menikmati isapan mulut pria. Aku berkeliling rumah mencarinya. Namun Haidir tak kelihatan. Setelah menyerah, aku bertanya pada Bi Suti.

“Si abang Haidir? Tadi pagi sih dia bilang mau cari baju satpam terus pamit keluar rumah,” kata Bi Suti.

“Loh? Ngapain pake beli? Orang dia bilang sendiri seragamnya bakalan dikasih selama training, kok..”

(more…)

HS-5BHEART STATION
By: Abang Remy Linguini

Mungkin ada yang penasaran, novel Heart Station itu ceritanya apa ya? Penulis akan posting di sini, siapa tahu ada yang berminat buat beli novelnya. 😀

PART 5B – SANG PENGUNTIT

Aku sendiri heran, mengapa buih-buih soda minuman rootbeer yang melayang-layang pada gelas kaca yang berada didepanku itu menjadi sangat menarik untuk kuperhatikan. Mungkin karena aku masih belum berani menatap Iqbal lama-lama yang kini sedang duduk dihadapanku. Aku tidak sedang berselera makan, bahkan saat memesan di kasir beberapa saat yang lalu, aku lupa meminta mbak pelayan untuk menukar rootbeer dengan seven up kesukaanku.

Sebelum turun dari kereta Iqbal meminta waktu untuk berbicara dengannya. Barusan aku menelepon kantor dan bilang kalau aku akan datang agak telat pagi ini. Sudah lima menit lebih kami berdua diam. (more…)

HS-3HEART STATION
By: Abang Remy Linguini

Mungkin ada yang penasaran, novel Heart Station itu ceritanya apa ya? Penulis akan posting di sini, siapa tahu ada yang berminat buat beli novelnya. 😀

PART 3 – BRONIS GERBONG SATU

Seperti yang kubilang di awal cerita, pagi-pagi aku naik kereta express, sedangkan sore pulang kerja aku memilih menggunakan kereta kelas ekonomi. Selain menghemat ongkos, kereta ekonomi sore hari membuat Waktu tempuh sampai rumah malah lebih cepat kalau aku bisa mengejar jadwal jam setengah enam lewat sepuluh.
Iqbal hampir tidak pernah pulang naik kereta yang sama denganku. Karena dia pulang jam 6 sore, dia naik kereta ekspress jam 6:21. Paling-paling kalau kita habis jalan-jalan sepulang kerja, kita pulang menggunakan bus.
Pengalamanku naik kereta ekonomi, setiap gerbong itu pasti dipenuhi 3B alias Babun-babun Berisik. Julukan itu kuberikan kepada penumpang yang bergerombol, membentuk geng, dan janjian naik gerbong yang sama serta sangat ramai kalau berbicara. Satu geng disini bukan berarti harus orang yang seusia. Bisa saja satu kelompok 3B terdiri dari Cewek SPG yang selalu memakai jeans katrok plus kaus milik adiknya (kekecilan), bapak-bapak setengah baya yang genit dan suka mengambil kesempatan memegang-megang si cewek SPG, Cowok SPB yang kadang-kadang juga pacarnya si cewek SPG, atau kadang ibu-ibu yang kelihatan sudah berumur juga ikut gabung. Pokoknya dalam satu geng itu rupa-rupa deh bentuknya.
Hmm… ternyata penilaianku sedikit salah. Kalau kamu sedikit jeli ketika naik gerbong kereta ekonomi, diantara para 3B pasti terselip cewek-cewek bening dan brondong-brondong cakep yang masih fresh, walaupun termasuk golongan minoritas. Berbeda sekali dengan kereta ekspress dimana jarang sekali ada penumpang cewek bening dan brondong fresh. Karena kebanyakan sudah berumur, berkeluarga dan sudah bekerja lama (tidak termasuk aku lho….) dan mapan yang mampu membeli tiket express setiap hari. (more…)

HS-2Mungkin ada yang penasaran, novel Heart Station itu ceritanya apa ya? Penulis akan posting di sini, siapa tahu ada yang berminat buat beli novelnya. 😀

PART 2 – PANTAI ANYER

Jum’at pagi, rombongan besar terakhir sudah turun di Stasiun Juanda sehingga isi gerbong hanya tinggal kurang dari seperempatnya. Aku sedang sibuk membalas SMS teman dari kantor lama sementara Iqbal duduk disebelahku.
“Jadi kapan berangkatnya?” tanya Iqbal.
“Besok pagi jam 9,” aku menjawab sambil mengetik pesan singkat di ponsel.
“Sendirian?” tanya Iqbal lagi.
“Kayaknya sih sendirian. Ya.. kalo enggak paling sekamar ama yang masih singel juga,” jawabku sambil mengetik. Iqbal terdiam.
“Kira-kira kalo sekamar ama siapa?” tanyanya lagi.
Aku menghentikan kesibukanku mengetik dan langsung menutup flip ponselku. Kemudian aku menoleh ke arah Iqbal dengan sedikit kesal.
“Ente cemburu?” tanyaku pelan memastikan tidak terdengar oleh penumpang lain.
“Enggak!” kata Iqbal ketus.
“Ck..” aku mendecak kurang sabar lalu membuka flip ponselku dan mulai mencari-cari nomor kontak. (more…)

Husband_05Cerita sebelumnya: Setelah hidup setia menikah dan berkeluarga, Dion tak tahan untuk kembali berhubungan intim dengan sesama pria. Pria pertama bernama Fadli. Sayangnya, Fadli menjadi korban keganasan Dion di ranjang saat mereka bercinta. Kemudian Dion berhubungan dengan Angga. Pria muda pemilik kafe ini sanggup membuat Dion bercinta lebih lembut di ranjang. Belakangan Dion menghubungi Angga kembali. Sayang, Dion yang menyatakan perasaan pada Angga malah tak mendapat respon darinya. Akankah hal ini membuat Dion berhenti mengharapkan Angga?

“KENAPA lu? kayak orang kurang darah,” tegur Tony saat dia mendapati diriku sedang melamun.

Saat itu harusnya menjadi pertemuan penuh pembicaraan seru seperti biasanya antara aku dan Tony. Aku suka mendengar petualangan Tony dari pelukan seorang lelaki ke lelaki lainnya yang kadang dibumbui oleh permainan liar. Tapi malam itu aku sama sekali tak bersemangat mendengar ceritanya. Yang kupikirkan hanyalah sikap Angga terakhir kali kita bertemu.

Terus terang, ada sedikit rasa ego yang terluka dengan penolakan Angga. Aku yang memiliki rasa percaya diri tinggi selalu merasa tak akan ada lelaki yang berani menolak diriku, apalagi ketika aku mengutarakan rasa tertarikku pada seseorang. (more…)

trystanbull.com

Disclaimer : Cerita ini hanyalah fiktif belaka dan murni imajinasi saya saja. Jika ada kesamaan cerita, tokoh, dan lain-lain, pasti nyontek cerita ini karena belum dipublikasikan dimanapun.

NAMA gue Albie. Umur gue 22 tahun. Gue baru aja kerja di sebuah perusahaan. Di kantor ini gue berkenalan dengan Pak Andrew. Dia pria beristri berusia 33 tahun yang sudah memiliki dua orang anak. Awalnya, gue gak membuka diri soal status gue yang gay ke dia. Tapi rupanya Pak Andrew yang punya kecenderungan penyuka sesama pria sudah bisa mendeteksi ke-gay-an gue, walau awalnya kami jarang bertemu karena berbeda lantai. Sebenernya Pak Andrew bukanlah tipe gue, karena gue lebih suka “main” dengan cowok yang usianya tidak jauh beda dengan gue. Tapi flirting-flirting Pak Andrew yang kalau lo penggemar lelaki matang pasti kepincut dengan kegantengannya, fisik-hasil-fitnesnya, dan keramahannya itu membuat gue akhirnya luluh juga. Oh, tapi sejauh ini kami berdua hanya sebatas flirting lewat YM. Sexchat alias sexychatting 😀 seperti misalnya apa yang akan kami lakukan apabila saling memperlihatkan penis kami berdua. (more…)