Archive for September, 2014

Rosyid-ori-7(Terinspirasi film pinoy bertema gay Walang Kawala)

Cerita sebelumnya: Rosyid yang tinggal sendiri setelah istrinya pergi menjadi TKI diam-diam disukai oleh Karim tetangganya yang baru duduk di kelas tiga SMA. Karim akhirnya bisa mendekati Rosyid. Masalah timbul ketika istri Rosyid kembali ke Tanah Air dan kemudian diketahui sedang hamil. Karim memilih menjauhi Rosyid. Sayangnya, saat Rosyid mengetahui bahwa anak yang dikandung istrinya bukan anaknya, Karim memilih pergi dari desa.

RASANYA berat bagiku untuk pergi dari desa. Terlebih aku berjanji pada nenek untuk tidak menuruti keinginan ibu kandungku yang tiba-tiba datang setelah sekian lama tak peduli pada kami. Rupanya ibu tak patah semangat. Walau sempat diusir nenek, beberapa hari kemudian beliau datang kembali ke rumah dan mengutarakan maksudnya.

Ibuku masih tampak cantik di usianya yang nyaris empat puluh tahun. Setelah bercerai dari ayah, Ibu rupanya berkenalan dengan seorang politikus muda ambisius. Suami barunya memiliki karir yang menjanjikan untuk menjadi anggota legislatif dan masa lalu istrinya akan menjadi suatu hal yang mungkin akan menghambat karirnya apabila media mengetahui bahwa istrinya pernah menikah dan memiliki anak.

Kudengar suami baru ibu akhirnya terpilih menjadi Bupati. Setelah itu barulah kebenaran bahwa Bupati memiliki istri yang pernah menikah terungkap media. Rupanya keluarga suami baru ibuku tak keberatan lagi sekarang. Oleh karena itu, Ibu yang setiap bulannya mengirimkan uang pada nenek akhirnya berani menunjukkan wajahnya kembali ke rumah.

“Ibu enggak nyangka punya anak seambisius kamu, Er.” kata Nenek.

“Ini semua demi Karim, demi ibu juga..” kata ibuku dengan sikap tegak dan dingin berusaha seperti layaknya seorang istri pejabat terhormat. (more…)

Rosyid-ori-6(Terinspirasi film pinoy bertema gay)

Cerita sebelumnya: Rosyid yang tinggal sendiri setelah istrinya pergi menjadi TKI diam-diam disukai oleh Karim tetangganya yang baru duduk di kelas tiga SMA. Perasaan Karim bersambut. Rosyid bahkan telah mengambil keperjakaan Karim. Masalah muncul saat tiba-tiba istri Rosyid kembali ke Tanah Air dan belakangan ternyata hamil. Sementara itu, Karim yang baru saja lulus SMA terkejut mendengar kabar itu.

“KAMU mau ke mana, Yus?” tanyaku ketika melihat istriku seperti hendak keluar rumah sore itu sambil menenteng ponselnya.

“Eh, Bang.. mau isi pulsa dulu ke sebelah…” kata Yus. Tampaknya dia agak terkejut tak menyangka aku melihatnya keluar.

“Kayaknya sering amat beli pulsa, Yus?” tanyaku.

“Iya, Bang.. Yus kan sering telepon ibu.. buat tanya-tanya kehamilan,” kata istriku.

Aku menggumam sambil mengangguk.

“Makanan ada di meja ya, bang. Yus udah panasin tadi,” katanya lagi sebelum keluar dari rumah.

Aku mengangguk lagi sambil mengawasi Yus pergi. (more…)